MU Terus Jaga Persaingan dengan ManCity

Manchester United sukses menjaga persaingan dengan rival sekotanya, Manchester City. Hasil imbang 3-3 melawan Chelsea di Stamford Bridge, Minggu 5 Februari 2012 membuat selisih dengan ManCity menjadi 2 poin.
ManCity saat ini masih memimpin klasemen dengan mengoleksi 57 poin dari 24 pertandingan, di bawahnya bercokol MU dengan selisih 2 poin.
Hasil imbang yang diraih MU tak didapat dengan mudah. Apalagi Setan Merah harus tertinggal 0-3 lebih dulu sebelum bisa menahan imbang The Blues 3-3. Chelsea lebih dulu unggul lewat gol bunuh diri Jonny Evans (36’), Juan Mata (46’), dan David Luiz (51’).
Tertinggal 3 gol, tak membuat MU menyerah. Mereka sukses menyamakan kedudukan lewat dua gol penalti Wayne Rooney menit 58 dan 69, serta gol Chicharito menit 84.
Striker MU, Wayne Rooney menyambut baik kemenangan ini. Meskipun harus kehilangan 2 poin, dia merasa MU telah menunjukkan pada City semangat pantang menyerah setelah tertinggal.
“Kami kehilangan dua poin, tapi setelah tertinggal 0-3, seluruh pemain Manchester City yang tengah menonton di rumah takkan menikmati cara kami mengejar ketinggalan,” kata Rooney.
“Banyak tim yang menyerah dan menerima kekalahan, namun kami adalah tim yang tak kenal menyerah,” lanjutnya.
Kontroversi Penalti
Mengenai penalti yang diberikan wasit Howard Webb, Rooney tak yakin MU pantas mendapatkannya. Namun dia tetap menendang penalti dengan baik.
“Saya tak yakin dengan dua penalti yang kami dapatkan. Saya berterima kasih pada wasit yang telah memberikannya,” ujar Rooney pada Sky Sports 1.
“Saya selalu percaya diri. Saya menunggu kiper untuk bergerak dan menendang ke arah lainnya,” lanjutnya.
Berbeda halnya dengan Rooney, manajer MU, Sir Alex Ferguson menilai timnya layak mendapatkan empat hadiah penalti dalam pertandingan tersebut.
“Kami mendapatkan dua penalti di babak kedua yang merupakan sebuah pembenaran. Saya pikir seharusnya MU mendapatkan tambahan dua lagi,” ujar Ferguson.
Penalti tambahan yang dimaksud oleh pria asal Skotlandia itu salah satunya layak diberikan ketika Ashley Young dijatuhkan oleh seorang pemain bertahan Chelsea. Atas hal tersebut Ferguson mengaku tidak menyalahkan Howard Webb, tapi dia lebih melihat itu sebagai sebuah kelalaian hakim garis.
Hal lain yang juga dikomplain oleh Ferguson adalah keputusan wasit yang tidak mengusir Gary Cahill usai melakukan pelanggaran kepada Danny Welbeck.
“Harusnya kartu merah. Saya tidak menyalahkan Howard, namun asistennya. Young juga ditarik. Saya tidak mengerti apa yang mendasari keputusan mereka,” katanya dikutip Sky Sport, Senin, 6 Februari 2012.
Ferguson juga mengaku senang MU bisa menyamakan kedudukan setelah sempat tertinggal 0-3 dari Chelsea.
“Kami kehilangan dua poin, namun kami bermain baik sejak 10 menit sejak turun minum. Tak mudah melakukan comeback setelah tertinggal 3-0. Itu merupakan hasil yang luar biasa,” kata Ferguson.
ManCity Sempat Menekan
Hasil yang diraih MU ini adalah jawaban dari hasil yang diraih Manchester City sehari sebelumnya. The Citizens sukses melumat Fulham 3-0 di Etihad Stadium, Sabtu 4 Februari 2012 dan membuat selisih poin menjadi 3.
Gol ManCity dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Sergio Aguero (10’), bunuh diri Baird (30’), dan Edin Dzeko (72’).
Menyambut kemenangan tersebut, winger City, Adam Johnson menilai timnya telah memberikan tekanan pada MU dan tak sabar menantikan hasil laga MU melawan Chelsea.
“Jelas kemenangan ini penting untuk bangkit setelah pertandingan melawan Everton. Bagus kami bisa mencetak gol cepat dan mendapatkan tiga poin dan memberikan tekanan kepada tim lain (MU),” ujar Johnson kepada ESPN.
“Kami tidak sabar untuk melihat hasil pertandingan besok, dan seperti yang saya katakan, kami membuat mereka tertekan,” sambung gelandang internasional Inggris tersebut.
Hasil yang diraih City seakan menutup periode buruk yang harus dilalui pada bulan Januari. Januari benar-benar menjadi bulan kelabu bagi Manchester City. Tim besutan Roberto Mancini itu harus menelan pil pahit karena terlempar dari ajang Piala Liga dan Piala FA.

Ditambah, ManCity mengakhiri akhir Januari dengan kekalahan di ajang Premier League. The Citizens kalah 0-1 dari Everton.

“Januari bukan bulan yang buruk, tapi bulan yang sulit bagi kami. Mungkin sekarang kami bisa pergi ke tujuan lain,” kata Mancini seperti dilansir dari FIFA.com.
Meskipun timnya kini memimpin klasemen, manajer asal Italia tersebut menilai timnya harus fokus pada diri sendiri untuk merebut gelar Premier League.
“Saya tidak berpikir untuk memberikan tekanan kepada MU. Kami hanya tahu untuk memenangkan gelar Premier League, kami harus selalu mencoba untuk memenangkan semua pertandingan dan kami tidak berpikir tentang tim lain,” tegas Mancini.
Mancini sadar, untuk menjadi yang terbaik di Inggris tidaklah mudah. Apalagi, perjalanan ManCity sampai akhir musim ini masih panjang.
“Kami tahu akan berjuang melawan tim yang fantastis seperti MU, Tottenham agar bisa selalu di puncak klasemen. Sehingga fokus pada diri sendiri sangat penting,” tutur Mancini.

Tentang creativeworldnews

kreatif,imajinatif dan aktif
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s